Sekilas Tentang Perangkat Perusak
Perangkat perusak (bahasa
Inggris: malware, berasal dari lakuran kata malicious dan software) adalah
perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup atau merusak sistem komputer,
peladen atau jejaring komputer tanpa izin termaklum (informed consent) dari pemilik.
Istilah ini adalah istilah umum yang dipakai oleh pakar komputer untuk
mengartikan berbagai macam perangkat lunak atau kode perangkat lunak yang
mengganggu atau mengusik.[1] Istilah 'virus computer' kadang-kadang dipakai
sebagai frasa pemikat (catch phrase) untuk mencakup semua jenis perangkat
perusak, termasuk virus murni (true virus).
Perangkat lunak dianggap
sebagai perangkat perusak berdasarkan maksud yang terlihat dari pencipta dan
bukan berdasarkan ciri-ciri tertentu. Perangkat perusak mencakup virus
komputer, cacing komputer, kuda Troya (Trojan horse), kebanyakan kit-akar
(rootkit), perangkat pengintai (spyware), perangkat iklan (adware) yang
takjujur, perangkat jahat (crimeware) dan perangkat lunak lainnya yang berniat
jahat dan tidak diinginkan. Menurut undang-undang, perangkat perusak
kadang-kadang dikenali sebagai ‘pencemar komputer’;
hal ini tertera dalam kode undang-undang di beberapa negara bagian Amerika
Serikat, termasuk California dan West Virginia.[2][3]
Perangkat perusak tidak sama
dengan perangkat lunak cacat (defective software), yaitu, perangkat lunak yang
mempunyai tujuan sah tetapi berisi kutu (bug) yang berbahaya.
Hasil penelitian awal dari
Symantec yang diterbitkan pada tahun 2008 menyatakan bahwa "kelajuan
peluncuran kode yang berbahaya dan perangkat lunak lainnya yang tidak
diinginkan, mungkin akan melebihi aplikasi perangkat lunak yang sah."[4]
Menurut F-Secure, "Jumlah perangkat perusak yang dibuat pada tahun 2007
sama dengan pembuatan dalam 20 tahun sekaligus."[5] Jalur pembobolan
perangkat perusak yang paling umum digunakan oleh penjahat kepada pengguna
adalah melalui Internet, surel dan Jejaring Jagat Jembar (World Wide Web).[6]
Kelaziman perangkat perusak
sebagai wahana bagi kejahatan Internet terancang, bersama dengan ketakmampuan
pelantar pemburu perangkat perusak biasa untuk melindungi sistem terhadap
perangkat perusak yang terus menerus dibuat, mengakibatkan penerapan pola pikir
baru bagi perniagaan yang berusaha di Internet –
kesadaran bahwa pihak perniagaan tetap harus menjalankan usaha dengan sejumlah
pelanggan Internet yang memiliki komputer berjangkit. Hasilnya adalah penekanan
lebih besar pada sistem kantor-belakang (back-office systems) yang dirancang
untuk melacak kegiatan penipuan dalam komputer pelanggan yang berkaitan dengan
perangkat perusak canggih.[7]
Pada 29 Maret 2010, Symantec
Corporation menamakan Shaoxing, Cina sebagai ibu kota perangkat perusak
sedunia. [8]
Tujuan
Banyak perangkat lunak awal
yang berjangkit (termasuk cacing Internet pertama dan sejumlah virus MS-DOS)
ditulis sebagai percobaan atau lelucon nakal (prank) yang biasanya tidak ada
maksud berbahaya atau hanya menjengkelkan dan tidak menyebabkan kerusakan parah
bagi komputer. Di beberapa kasus, pencipta perangkat lunak tersebut tidak menyadari
seberapa dalamnya kerugian yang didapatkan pengguna oleh karena ciptaan mereka.
Para pemrogram muda yang belajar mengenai virus dan teknik yang digunakan untuk
menulisnya, semata-mata belajar untuk membuktikan kemampuan atau untuk melihat
seberapa jauhnya perangkat lunak tersebut dapat menyebar. Hingga akhir tahun
1999, virus yang tersebar luas seperti virus Melissa tampaknya ditulis hanya
sebagai lelucon nakal.
Tujuan yang lebih ganas yang
berhubung dengan pencontengan dapat ditemukan dalam perangkat lunak yang
dirancang untuk mengakibatkan kerusakan atau kehilangan data. Banyak virus DOS,
dan cacing komputer Windows ExploreZip, dirancang untuk menghancurkan
berkas-berkas dalam cakram keras, atau untuk merusak sistem berkas dengan
menulis data yang takberlaku (invalid). Cacing bawaan-jejaring seperti cacing
2001 Code Red atau cacing Ramen, dimasukkan ke dalam kelompokan yang sama.
Dirancang untuk menconteng halaman web, cacing komputer ini mungkin kelihatan
sama dengan kaitkata coret-moret (graffiti tag), dengan nama samaran pengarang
atau kelompok berkait (affinity group) yang bermunculan ke mana pun cacing itu
pergi.
Namun, sejak peningkatan
akses Internet jalur lebar, perangkat perusak lebih berniat jahat dan semakin
dirancang untuk tujuan keuntungan, ada yang sah (periklanan yang dipaksakan)
dan ada yang tidak (pidana). Sebagai contoh, sejak tahun 2003, sebagian besar
virus dan cacing komputer yang tersebar luas telah dirancang untuk mengambil
alih komputer pengguna untuk pembobolan pasar gelap.[rujukan?] 'Komputer
berjangkit' (zombie computers) dapat digunakan untuk mengirim surel sampah
(e-mail spam), untuk menginduk (host) data selundupan seperti pornografi
anak-anak[9], atau untuk terlibat dalam serangan nafi layanan tersebar
(distributed denial-of-service) sebagai bentuk pemerasan.
Kelompokan yang lain mengenai
perangkat perusak yang hanya memiliki tujuan keuntungan telah muncul dalam
bentuk perangkat pengintai – perangkat lunak yang
dirancang untuk memantau penelusuran web pengguna, menampilkan iklan-iklan yang
tidak diminta, atau mengalihkan pendapatan pemasaran berkait (affiliate
marketing) kepada pencipta perangkat pengintai. Perangkat pengintai tidak
menyebar seperti virus dan biasanya terpasang melalui pembobolan 'lubang'
keamanan atau termasuk dengan perangkat lunak yang dipasang oleh pengguna
seperti aplikasi rekan ke rekan (peer-to-peer)
Semoga Bermanfaat :)

Best No Deposit Bonus Codes in India - Herzamanindir.com
BalasHapus5 steps1.Visit the https://deccasino.com/review/merit-casino/ official website of septcasino No casinosites.one Deposit India.
Benefits of using a dental implants no deposit bonus.
Benefits of using a no deposit bonus.
Benefits 바카라 of using a no deposit bonus.
Online Sincere Accessory domain www.online-bookmakers.info